KETIKA CINTA BERSHALAWAT
Oleh : R.A. Syukuri Nikmah
Selamanya ingin kusaksikan embun pagi
Bergerak melepaskan butiran-butiran rindu
Yang telah selesai kususun lewat mimpi
Andai saja tuhan membongkar jasadku
Pastinya hanya serpihan do’a yang tak henti-henti
Bertasbih; Semoga cinta kita kekal abadi
Denies, adakah yang tahu kenangan kita malam itu
Begitu melekat di garis-garis jendela kamarku
Kadang menangis kadang tertawa memikirkan
Hubungan kita yang selaras dengan cuaca
Shalawat cinta yang kau tempelkan dimataku
Menjadi irama mawar berduri
Setiap shubuh tiba, bunga-bunga itu mengalir
Lewat Handphone Nokia 1200 blue
Perjalanan sunyi yang kutempuh
Taklagi membawa gelisah, karena cintamu mengasinkan
Muara airmata
Tataplah sisa bintang yang ada, didalamnya dapat kau susuri
Novel-novel tua yang sempat menulis cerita cinta
Sungguh seribu tahun penantianku tengah akrab
Dengan rindumu yang penuh kimia-fisika
